Hmm, di postingan ini, aku mau kasih review tentang salah satu mata kuliah wajib jurusan Ilmu Sejarah UI di semester satu kemarin, yaitu Pengantar Ilmu Sejarah(PIS). Aku kasih review, bukan berarti aku menguasai banget matkul tersebut, tapi kaya berniat untuk mengingat kembali matkul tersebut biar gak lupa gara-gara matkulnya udah berlalu dan udah jarang aku baca-baca lagi. Intinya sih postingan ini sebagai bahan belajar juga buat diri aku sendiri.
Untuk matkul PIS, memakai beberapa buku referensi seperti : Pengantar Ilmu Sejarah (Kuntowijoyo), Refleksi tentang Sejarah (Ankersmith), Sejarah dan Sejarawan (Nugroho Notosusanto), Pengantar Sejarah sebagai Ilmu, dan An Introduction to Philoshopy of History.
Jadi di kuliah PIS itu kita dituntut kritis mengetahui Sejarah itu sebagai masa lampau yang berarti peristiwa itu bisa terjadi atau bahkan tidak terjadi. Mempelajari masa lalu itu sendiri mencari tau apakah peristiwa yang dikatan bersejarah itu benar-benar ada dan terjadi. Dalam mempelajari sejarah akan timbul pula sikap skeptisisme(keragu-raguan) yang memunculkan beberapa pertanyaan : Benarkah masa silam itu pernah ada? Bertrand Russell(1872-1970) mengatakan bahwa masa silam itu dibayangkan seolah-olah ada atau terjadi.
Kelanjutan dari skeptisisme adalah Konstruktivisme (menciptakan sesuatu dari apa yang telah dipelajari). Konstruksi masa silam terjadi berdasarkan bukti historis. Prinsip dari ilmu sejarah adalah mencari kebenaran dengan cara melakukan riset ataupun penelitian yang hasilnya nanti akan ditulis sehingga dinamakna menjadi historiografi.
Selain itu, kita juga mempelajari tentang pemikiran dan filsafat sejarah. Menurut guru besar Ilmu Sejarah UI, Prof Susanto Zuhdi, pemikiran sejarah merupakan bagian pokok yang bersifat berdasar dalam ilmu sejarah yang dapat dirumuskan tentang mengapa dan bagaimana sejarawan "berfikir" dan "memikirkan". Pemikiran sejarah mengkaji tentang filsafat sejarah, teori sejarah dan pengkajian sejarah. Filsafat sejarah sendiri mengkaji aspek-aspek historiografis.
Filsafat sejarah dibagi dua yaitu: 1) Filsafat sejarah Spekulatif yang memandang arus sejarah faktual dalam keseluruhan untuk menemukan struktur dasar peristiwa tersebut. Struktur dasar tersebut menerangkan mengapa sejarah berlangsung demikian dan hanya dapat begitu. Dan 2) Filsafat Sejarah Kritis yang meneliti sarana-sarana untuk melukiskan masa silam yang dapat dipertanggung jawabkan.
Dengan mempelajari filsafat sejarah, kita dapat mempertajam kepekaan kritis, menguji metodologi dan memperlihatkan tujuan penelitian kajian sejarah. Filsafat sejarah berkaitan dengan diskusi sehingga melatih pemikiran kita untuk lebih kritis pada pemikiran orang lain.
Lalu, di matkul PIS, kita juga akan belajar tentang hermeneutika. Kata Hermeneutika diambil dari bahasa Yunani yang berarti penerjemah atau menerjemah, menafsirkan. Sejarawan perlu untuk menafsirkan teks dan menerangkan suatu perbuatan. Menafsirkan teks yang seolah-olah mengatasi masa silam serta bahan sejarah agar menentukan titik tolak dari mana kita dapat melihat kesatuan dan
kebertautan. Dalam menerangkan tentang perbuatan, kita menggunakan bahan sejarah agar dapat lebih dalam menyelami masa silam.
Diatas itu review dari catatan pribadi Viyaya untuk matkul PIS. Jadi mohon maaf kalau gak detail karena ini sifatnya hanya review kuliah selama satu semester dan maaf juga kalau ada yang berpendapat kepanjangan. Terimakasih buat mas Yudha (Dr. Yuda B. Tangkilisan, S.S., M.Hum.) yang udah menjadi dosen PIS. Dan sekali lagi mohon maaf apabila ada yang salah san khilaf, karena sekali lagi postingan ini sifatnya hanya review pemahaman viyaya tentang Matkul PIS kemarin. Viyaya sangat terbuka apabila ada masukan, terimakasih ^_^
Senin, 22 Agustus 2016
Minggu, 21 Agustus 2016
Belajar Apa Saja di Tingkat Satu Jurusan Sejarah UI?
Hallo, saat ini aku mau sharing pengalaman aku pas ditingkat satu kemarin. Disemester pertama mata kuliah yang aku pelajari itu ada MPKT (Mata Kuliah Keperibadian Terintegerasi) A yang ada sebanyak 6 sks. MPKT A itu belajar tentang ilmu-ilmu humaniora seperti filsafat, kewarganegaraan, juga ilmu sosial. Lalu ada MPK Seni atau Olahraga yang terdiri dari satu sks. Jadi MPKT dan MPK itu matkul wajib universitas tapi MPK bisa milih seni atau olahraga, dan kemarin aku milihnya MPKS Teater. Setelah matkul wajib univ, ada matkul wajib yang udah dipaketin dan harus diambil maba tingkat satu Sejarah, yaitu Pengantar Ilmu Sejarah yang ada 3sks, Sejarah Indonesia yang juga 3sks, Geografi Sejarah 3sks, dan terakhir ada mata kuliah Bahasa Belanda dasar yang berbobot tiga sks juga.
Disemester dua ada MPKT B yang bobotnya 6sks juga -sama seperti MPKT A- yang isi kuliahnya adalah tentang ilmu-ilmu alam seperti geologi, statistik, geografi dan ilmu alam lainnya. Lalu ada MPK Agama yang bisa milih sesuai agama kita masing-masing. Juga ada MPK Bahasa Inggris. Ketiga matkul tersebut wajib diambil karena merupakan matkul wajib Univ di semester dua. Kalau matkul wajib jurusan Sejarahnya sendiri di semester dua ada Sejarah Kesehatan yang ada 3sks, lalu Sejarah Kesultanan berbobot 3 sks, dan juga Sejarah Dunia yang juga berbobt 3sks.
Untuk postingan saat ini, berupa info matkulnya aja yah? Di postingan selanjutnya baru akan aku jelasin apa saja yang dipelajari dari setiap matkul tersebut dan juga review pelajaran dari masing-masing matkul tersebut. Terimakasih sudah membaca di blog Viyaya ^_^
Disemester dua ada MPKT B yang bobotnya 6sks juga -sama seperti MPKT A- yang isi kuliahnya adalah tentang ilmu-ilmu alam seperti geologi, statistik, geografi dan ilmu alam lainnya. Lalu ada MPK Agama yang bisa milih sesuai agama kita masing-masing. Juga ada MPK Bahasa Inggris. Ketiga matkul tersebut wajib diambil karena merupakan matkul wajib Univ di semester dua. Kalau matkul wajib jurusan Sejarahnya sendiri di semester dua ada Sejarah Kesehatan yang ada 3sks, lalu Sejarah Kesultanan berbobot 3 sks, dan juga Sejarah Dunia yang juga berbobt 3sks.
Untuk postingan saat ini, berupa info matkulnya aja yah? Di postingan selanjutnya baru akan aku jelasin apa saja yang dipelajari dari setiap matkul tersebut dan juga review pelajaran dari masing-masing matkul tersebut. Terimakasih sudah membaca di blog Viyaya ^_^
Hallo
Hai, akhirnya blogging lagi setelah posting terakhir aku, April kemarin. Hmmm, udah empat bulan lalu yah? Gak kerasa waktu cepet banget berjalan yah.... Saat ini aku mau sedikit cerita tentang kegiatanku selama liburan semester genap ini.
Liburan udah mau berakhir nih, gak kerasa hampir tiga bulan aku gak ngebahas tentang mata kuliah sama sekali dan sembilan hari lagi aku bakalan masuk kuliah, aaaaah. Aku ngerasa bodoh banget, demi deh, selama liburan kemarin aku gak ngebaca sama sekali tentang sejarah(jurusan aku). Pokoknya full holiday, makanya aku ngerasa kaya gimana gitu, nanti pas masuk. Hmmmm, emang aku ngapain sih kemarin? huhuhuhu, rasanya nyesel gak belajar, :(
Bulan pertama liburan aku gak pergi keluar kota, karena pas bulan puasa. selama bulan Juni atau bulan puasa itu aku di dalam kota dan berkunjung(Buka puasa) dari satu mall ke mall lainnya, maksudnya jarang buka puasa dirumah. Kalau dirumah, kegiatan puasa aku diisi dengan nonton drakor, beribadah, baca -itupun baca novel, bukan buku sejarah :(-.
Pas lebaran baru akhirnya aku bisa keluar kota. Hari pertama memang masih diJakarta, full silaturahmi dirumah Amah -diJakarta-, baru hari keduanya ke Jogja, rumah saudara papa. Disana sekitar 3 hari dan langsung ke Cilacap, tempat adiknya Ibu -tanteku-. Lalu ke purwokerto, dan dua hari kemudian pulang ke Jakarta. Karena kena arus balik, macet parah, maka aku dan para sepupu dan para tante hanya istirahat di Jakarta, sorenya baru kita ngemall. Besoknya kita pergi Karawang, disana menginap, lalu kembali ke Jakarta. Setelah itu ke Tangerang. Lalu aku ikut sepupu dan tante ke Cilacap. Namun, saat dijalan, kami kaget, ternyata Amah harus dioperasi keesokan harinya di suatu rumah sakit di Jakarta. Sontak, kami semua kaget, mengapa pemberitahuannya mendadak? Mengapa tidak saat minggu pertama habis lebaran? Sampai di Cilacap, hatiku agak gimana gitu, gak bisa nemenin operasi Payudara Amah yang kedua :(
Besoknya aku dan tante berusaha cari tiket kereta untuk ke Jakarta kembali, karena omku tidak bisa antar kembali ke Jakarta. Sayangnya, kita gak dapet tiket, dan akhirnya keesokan paginya kami naik bis menuju Jakarta. Walau sangat lelah karena baru sampai dua hari kemarin, dan saat itu pula harus pulang dengan terpaksa naik bis -walau kelas bisnis- ttapi prioritas utama aku adalah bisa segera sampai ke Jakart untuk ketemu Amah.
Intinya, aku gak tega banget untuk melihat kondisi Amah saat salah satu payudaranya harus diangkat. Sedih sekali aku, aku belum bisa berbuat apa-apa buat Amah, apalagi aku juga orangnya gak telaten buat ngurus orang sakit :(. Aku cuman bisa temenin amah ngobrol, support Amah juga. Aku yakin Amah itu nenek yang kuat, aku sayang sama Amah.
Setelah empat hari pasca operasi, aku ada urusan di kampus jadi harus ke Depok. Aku pulang agak sore sekalian bertemu dengan salah satu temanku. Pas nyampe rumah, aku kaget, dan dapet kabar, Apah jatuh, dan gak bisa bergerak sama sekali. Ya ampun aku shock banget. Apah bener-bener gak bisa bergerak, mau dibawa ke ugd tapi Apah maunya pake tradisional aja dengan di urut. Ternyata diurut gak ada perubahan, Apah tidak bisa bergerak sama sekali. Akhirnya om manggil dokter kerumah, dan ternyata harus di MRI karena takutnya ada tulangnya yang patah. Astagfirulllah, aku takut banget, kasihan, sedih. Amah baru aja keluar dari rumah sakit, dan Apah malah kena musibah juga.
Akhirnya besoknya Apah dibawa ke UGD, itupun harus pakai Ambulance, karena Apah bener-bener gak bisa bergerak sama sekali. Almost falling a tears, alat yang dipakai untuk darah kotor pasca operasi Amah belum juga dilepas, dan Apah harus masuk UGD :( Hari itu aku, ibu, om dan tante ke rumah sakit yang sama, ke poli bedah untuk kontrol Amah, dan nganterin Apah juga untuk MRI. hasilnya, Apah harus di terapi dan pastinya harus dirawat. Dalam hatiku, baru seminggu lalu Amah dioperasi dan dirawat, sekarang malah Apah :(
Setelah itu, dua minggu kemudian baru aku bisa keluar kota pasca nemenin -walau gak ngurusin Amah sama Apah :(-. Aku ke Bandung buat nemuin temen SMP aku dulu yang di Papua. Disana aku hanya dua hari, karena dua hari kemudian aku udah harus ke Surabaya. Walau ternyata pas pulang aku ketinggalan kereta, huhuhu, bener-bener jadi pengalaman banget. Syukurnya dua jam kemudian ada kereta untuk ke Jakarta, dan tiket sebelumnya hangus.
Dua hari kemudian aku langsung terbang ke Surabaya untuk KKM bersama mahasiswa sejurusan(Sejarah)ku lainnya. Sampai disana kita langsung ke Madura dan seharian full itu kita keliling Madura untuk penelitian dengan tema KKM "Sejarah Maritim dan Perkotaan". Kita sampai di salah satu hotel di Surabaya sekitar jam 11. Tadinya mau langsung tidur, tapi teman sekamarku punya ide untuk fangirling -nyolokin flashdisk ke tv dan kita karokean-. Dan akhirnya kami baru bisa tidur sekitar pukul 3. Jam 1/2 7 nya kami udah sarapan dan harus segera ke bis pariwisatanya untuk menuju ke Trowulan, Majapahit. Setelah makan siang, kami menuju ke pelabuhan Tanjung Perak lalu lanjut ke House of Sampoerna, makan malam dan menuju hotel. Nyampe hotel jam7an, jadi punya banyak waktu. Abis mandi, biasa dikamarku ramai dengan musik Korea. Temanku yang lain ngajakin ke tugu Pahlawan. Jadi kita kesana, dan pulangnya makan martabak yang ditraktir salah satu temanku.
Besoknya kita ke Unair, dan beli oleh-oleh. Malamnya kita pulang naik kereta. Kita nyampe gambir sekitar jam 4, dan aku nyampe rumah jam setengah 6. Istirahat bentar, sarapan dan mandi trus harus ke kampus Depok untuk beberapa urusan. Abis itu nyampe rumah jam 2 dan tidur..........
Dua hari kemudian temen-temenku yang dari Bandung kemarin -sahabat dari Papua, yang sekarang kulliah dan tinggal di Makassar, kemarin ke Bandung liburan dan meet up- main keJakarta dan nginep di rumah selama 4hari. Selama itu pula kita full ngemall. Kangen banget sama merekaaa.........
Dan sekarang, minggu-minggu terakhir liburan, aku ngerasa kosong banget gak baca sejarah sama sekali. Rencananya mau ngereview mata kuliah kemarin. Hmmmmm, kayanya postingan setelah ini, bakalan tentang review kuliah kemarin deh.........
Liburan udah mau berakhir nih, gak kerasa hampir tiga bulan aku gak ngebahas tentang mata kuliah sama sekali dan sembilan hari lagi aku bakalan masuk kuliah, aaaaah. Aku ngerasa bodoh banget, demi deh, selama liburan kemarin aku gak ngebaca sama sekali tentang sejarah(jurusan aku). Pokoknya full holiday, makanya aku ngerasa kaya gimana gitu, nanti pas masuk. Hmmmm, emang aku ngapain sih kemarin? huhuhuhu, rasanya nyesel gak belajar, :(
Bulan pertama liburan aku gak pergi keluar kota, karena pas bulan puasa. selama bulan Juni atau bulan puasa itu aku di dalam kota dan berkunjung(Buka puasa) dari satu mall ke mall lainnya, maksudnya jarang buka puasa dirumah. Kalau dirumah, kegiatan puasa aku diisi dengan nonton drakor, beribadah, baca -itupun baca novel, bukan buku sejarah :(-.
Pas lebaran baru akhirnya aku bisa keluar kota. Hari pertama memang masih diJakarta, full silaturahmi dirumah Amah -diJakarta-, baru hari keduanya ke Jogja, rumah saudara papa. Disana sekitar 3 hari dan langsung ke Cilacap, tempat adiknya Ibu -tanteku-. Lalu ke purwokerto, dan dua hari kemudian pulang ke Jakarta. Karena kena arus balik, macet parah, maka aku dan para sepupu dan para tante hanya istirahat di Jakarta, sorenya baru kita ngemall. Besoknya kita pergi Karawang, disana menginap, lalu kembali ke Jakarta. Setelah itu ke Tangerang. Lalu aku ikut sepupu dan tante ke Cilacap. Namun, saat dijalan, kami kaget, ternyata Amah harus dioperasi keesokan harinya di suatu rumah sakit di Jakarta. Sontak, kami semua kaget, mengapa pemberitahuannya mendadak? Mengapa tidak saat minggu pertama habis lebaran? Sampai di Cilacap, hatiku agak gimana gitu, gak bisa nemenin operasi Payudara Amah yang kedua :(
Besoknya aku dan tante berusaha cari tiket kereta untuk ke Jakarta kembali, karena omku tidak bisa antar kembali ke Jakarta. Sayangnya, kita gak dapet tiket, dan akhirnya keesokan paginya kami naik bis menuju Jakarta. Walau sangat lelah karena baru sampai dua hari kemarin, dan saat itu pula harus pulang dengan terpaksa naik bis -walau kelas bisnis- ttapi prioritas utama aku adalah bisa segera sampai ke Jakart untuk ketemu Amah.
Intinya, aku gak tega banget untuk melihat kondisi Amah saat salah satu payudaranya harus diangkat. Sedih sekali aku, aku belum bisa berbuat apa-apa buat Amah, apalagi aku juga orangnya gak telaten buat ngurus orang sakit :(. Aku cuman bisa temenin amah ngobrol, support Amah juga. Aku yakin Amah itu nenek yang kuat, aku sayang sama Amah.
Setelah empat hari pasca operasi, aku ada urusan di kampus jadi harus ke Depok. Aku pulang agak sore sekalian bertemu dengan salah satu temanku. Pas nyampe rumah, aku kaget, dan dapet kabar, Apah jatuh, dan gak bisa bergerak sama sekali. Ya ampun aku shock banget. Apah bener-bener gak bisa bergerak, mau dibawa ke ugd tapi Apah maunya pake tradisional aja dengan di urut. Ternyata diurut gak ada perubahan, Apah tidak bisa bergerak sama sekali. Akhirnya om manggil dokter kerumah, dan ternyata harus di MRI karena takutnya ada tulangnya yang patah. Astagfirulllah, aku takut banget, kasihan, sedih. Amah baru aja keluar dari rumah sakit, dan Apah malah kena musibah juga.
Akhirnya besoknya Apah dibawa ke UGD, itupun harus pakai Ambulance, karena Apah bener-bener gak bisa bergerak sama sekali. Almost falling a tears, alat yang dipakai untuk darah kotor pasca operasi Amah belum juga dilepas, dan Apah harus masuk UGD :( Hari itu aku, ibu, om dan tante ke rumah sakit yang sama, ke poli bedah untuk kontrol Amah, dan nganterin Apah juga untuk MRI. hasilnya, Apah harus di terapi dan pastinya harus dirawat. Dalam hatiku, baru seminggu lalu Amah dioperasi dan dirawat, sekarang malah Apah :(
Setelah itu, dua minggu kemudian baru aku bisa keluar kota pasca nemenin -walau gak ngurusin Amah sama Apah :(-. Aku ke Bandung buat nemuin temen SMP aku dulu yang di Papua. Disana aku hanya dua hari, karena dua hari kemudian aku udah harus ke Surabaya. Walau ternyata pas pulang aku ketinggalan kereta, huhuhu, bener-bener jadi pengalaman banget. Syukurnya dua jam kemudian ada kereta untuk ke Jakarta, dan tiket sebelumnya hangus.
Dua hari kemudian aku langsung terbang ke Surabaya untuk KKM bersama mahasiswa sejurusan(Sejarah)ku lainnya. Sampai disana kita langsung ke Madura dan seharian full itu kita keliling Madura untuk penelitian dengan tema KKM "Sejarah Maritim dan Perkotaan". Kita sampai di salah satu hotel di Surabaya sekitar jam 11. Tadinya mau langsung tidur, tapi teman sekamarku punya ide untuk fangirling -nyolokin flashdisk ke tv dan kita karokean-. Dan akhirnya kami baru bisa tidur sekitar pukul 3. Jam 1/2 7 nya kami udah sarapan dan harus segera ke bis pariwisatanya untuk menuju ke Trowulan, Majapahit. Setelah makan siang, kami menuju ke pelabuhan Tanjung Perak lalu lanjut ke House of Sampoerna, makan malam dan menuju hotel. Nyampe hotel jam7an, jadi punya banyak waktu. Abis mandi, biasa dikamarku ramai dengan musik Korea. Temanku yang lain ngajakin ke tugu Pahlawan. Jadi kita kesana, dan pulangnya makan martabak yang ditraktir salah satu temanku.
Besoknya kita ke Unair, dan beli oleh-oleh. Malamnya kita pulang naik kereta. Kita nyampe gambir sekitar jam 4, dan aku nyampe rumah jam setengah 6. Istirahat bentar, sarapan dan mandi trus harus ke kampus Depok untuk beberapa urusan. Abis itu nyampe rumah jam 2 dan tidur..........
Dua hari kemudian temen-temenku yang dari Bandung kemarin -sahabat dari Papua, yang sekarang kulliah dan tinggal di Makassar, kemarin ke Bandung liburan dan meet up- main keJakarta dan nginep di rumah selama 4hari. Selama itu pula kita full ngemall. Kangen banget sama merekaaa.........
Dan sekarang, minggu-minggu terakhir liburan, aku ngerasa kosong banget gak baca sejarah sama sekali. Rencananya mau ngereview mata kuliah kemarin. Hmmmmm, kayanya postingan setelah ini, bakalan tentang review kuliah kemarin deh.........
Langganan:
Komentar (Atom)